Berpikir positif untuk masa depan,
mengambil pelajaran dari masa lalu. Dan menikmati hidup di masa kini yang tidak
tertipu oleh harapan. 2020
Istriku
... jika kita tidak bergelimpangan harta di hari esok bersabarlah, karena dari
setiap yang aku perjuangkan tentang suatu masa depan dengan keluarga yang
mapan, romantis, humoris dan harmunis masih menjadi suatu yang absurd. Namun,
sepanjang perjalananku untuk memaknai hidup yang lebih sempurna sangat
membigungkan, akan tetapi untuk menuju keluarga yang SAMAWA ada beberapa hal yang menjadi
konsepku selama ini.
Suami
atau istri .... bukan berarti aku atau kamu tapi siapa yang bisa menciptakan
keluarga kita ini lebih mapan, romantis, humoris dan harmunis.
Istri
..... bukan berarti kamu sebagai pelayanku tapi istri adalah maha dewa yang
selalu memberikan petunjuk dikala duka, memberikan kesabaran dikala sengsara,
memberikan selimut dikala kedinginan.
Maha
desa itu terdiri dari tiga gabungan dari
raga yang sempurna, jiwa yang berseri-seri dan roh yang menjadi puncak
prestasi.
Raga,
jiwa dan roh .... adalah dasar dari kulaitas, kapasitas dan keunikan manusia,
sebab dari tiga itulah manusia akan terbentuk menjadi manusia yang sempurna.
Istri .... terimalah anak-anak kita dengan
penghormatan dan perhargaan, didiklah anak-anak kita dengan cinta kasih, dan
lepaskan anak-anak kita ke masa depan dengan kebebasan. Aku akan yakinkan pada
anak-anak kita bahwa pendidkan seorang ibu adalah seni yang indah dan
menyenangkan. Agar kehidupan anak kita lebih nyambung dengan
pengalaman=pengalamannya, yang sering kali diajarkan disekolah tidak sesuai
dengan kebutuhan anak-anak kita.
0-7 Tahun : Fokus mengembangkan kapasitas fisik seperti
ketrampilan, kreativitas, menggambar, melukis. Karena anak pada usia tersebut
cenderung meniru, maka berikanlah contoh yang baik sebagai orang tua.
7-12
Tahun : Fokus mengelola kehidupan emosional seperti hati, imajinasi, spiritual,
mistik, dan barang yang abstrak. Karena anak pada usia tersebut cenderung
menyukai hal-hal yang indah, maka tunjukalah sesuatu hal yang sangat indah.
12-21
Tahun : Fokus mendidk kehidupan intelektual seperti cara berpikir kritis,
menata argumen, cara berbiacara, menghormati. Karena anak pada usia tersebut
sudah mengetahui mana yang salah dan mana yang benar, maka tunjukkanlah bahwa
itu salah dan bahwa ini benar.
Inilah
yang aku maksud cara mendidk regenerasi yang tangguh, berjiwa patriot dan sopan
santun pada sesama, lalu lepas anak ke masa depan yang jauuuuhhhhh, agar anak
menentukan masa depannya sendiri.
Istriku
... akan aku curahkan segala pengatahuanku agar hidupku tidak sia-sia
............... !!!!
jangan lupakan semuanya..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar